GRUP SIKLIK
Definisi
- Terhadap perkalian
Grup (G, .) disebut siklik, bila ada elemen a ∈ G sedemikian hingga
G ={an| n ∈ Z}. Elemen a disebut pembangun dari grup siklik tersebut. Dinotasikan
<a> = H
- Terhadap penjumlahan
Grup (G,+) disebut siklik, bila ada elemen a ∈ G sedemikian hingga
G ={na | n ∈ Z}.
Jadi, dalam bahasa indonesianya, grup siklik adalah suatu orde dari
suatu grup yang setiap unsurnya dapat ditulis sebagai perpangkatan
(positif atau negetif) atau perkalian dari suatu unsur tetap dari Grup
Tersebut, dengan kata lain grup siklik adalah grup yang dibangun oleh satu unsur.
Jika G grup dan a G maka
- |a| infinite semua pangkat yang berbeda dari a menunjukkan elemen yang berbeda dari G.
- |a|=n <a>= {e,a1, a2,a3,…an-1} dan ai=aj jika dan hanya jika i=j
Menentukan Pembangun Grup Siklik
Mari kita perhatikan contoh berikut
Contoh 1
Misalkan pada Z4 terhadap operasi perkalian dimana anggotanya adalah 0, 1, 2, 3.
Kita dapatkan
<1> = {0, 1, 2, 3}
<2> = {0, 2}
<3> = {0, 1, 2, 3}
Jadi pembangunnya adlah 1 dan 3, sedangkan 0 adadalah subgrup trivial dan Z4 sendiri subgrup sejati (telah dibahas sebelumnya pada pokok bahasan grup).
Contoh 2
Misalkan pada Z5 terhadap operasi perkalian dimana anggotanya adalah 0, 1, 2, 3, 4
Kita dapatkan
<1> = {0, 1,2 ,3 ,4, 5}
<2> = {0, 1,2 ,3 ,4, 5}
<3> = {0, 1,2 ,3 ,4, 5}
<4> = {0, 1,2 ,3 ,4, 5}
Jadi pembangunnya adlah 1, 2, 3 dan 4, sedangkan 0 adadalah subgrup trivial dan Z5 sendiri subgrup sejati (telah dibahas sebelumnya pada pokok bahasan grup).
Dari kedua contah diatas, dapat disimpulkan bahwa tidak semua anggota dari Grup Siklik itu dapat dikatakan sebagai pembangunnya.
Teorema, Lemma, dan Akibat yang Berkaitan dengan Grup Siklik
Teorema 1
Setiap Grup Siklik adalah Abelian.
Bukti :
Misalkan (G, .) merupakan Grup Siklik dan a merupakan pembangun dari
G, sehingga G ={an| n ∈ Z}.
Ambil x, y ∈ G, sehingga x = am dan y = an, untuk m, n ∈ Z.
x . y = am . an = am+n = an+m = an. am = y . x
Jadi, (G, .) merupakan Grup Komutatif.
Misalkan (G, +) merupakan Grup Siklik dan a merupakan pembangun dari
G, sehingga G ={na | n ∈ Z}.
Ambil x, y ∈ G, sehingga x = na dan y = ma, untuk m, n ∈ Z.
x + y = na + ma = (n + m)a = (m +n)a = ma + na = y + x
Jadi, (G, +) merupakan Grup Komutatif.
Lemma 1 (Algoritma Pembagian di Z)
Jika m adalah bilangan bulat positif dan n sebarang bilangan bulat, maka terdapat secara tunggal bilangan bulat q dan r sehingga
n = mq + r dan 0 r < m
Teorema 2
Subgrup dari suatu grup siklik juga siklik
Akibat 1
Subgrup-subgrup dari Z terhadap operasi penjumlahan pasti berbentuk nZ untuk n bilangan bulat.
Teorema 3
Misalkan G grup siklik dengan n anggota dan dinangun oleh a. Misalkan bG, dan misalkan b=as. Maka b membangun subgrup H dari G yang terdiri dari n/d anggota, dimana d adalah pembagi sekutu terbesar dari n dan s.
Akibat 2
Jika a adalah pembangun dari grup siklik hingga G yang berorder n, maka pembangun yang lain dari G adalah ar dimana r dan n relatif prim, yang mana berarti pembagi sekutu terbesar (pst) dari n dan r adalah 1.
Kita dapat memanfaatkan teorema, lemma, dan akibat di atas untuk mempermudah mencari pembangun, subgrup, dan membuat diagram lattice dari grup siklik
Contoh
Mari kita temukan pembangun, subgrup, dan membuat diagram lattice dari Z8 terhadap operasi perkalian.
Kita ketahui anggota dari Z8 adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
- Sehingga pembangun dari Z8 adalah 1, 3, 5, 7 (karena pembagi sekutu terbesar dari (1,8), (3,8), (5,8), (7,8) adalah 1)
- Kemudian kita akan mencari semua subgrup yang sejati dan tak trivial, kita mulai dari 2
<2> = {0, 2, 4, 6} adalah subgrup yang berorder 4, memiliki pembangun yang berbentuk h2, dimana h relatif prim dengan 4, yakni h = 3, sehingga h2 = 6.
Elemen 4 <2> membangun {0, 4}.
- Setelah kita dapatkan subgrup dari Z8, maka kita dapat membuat diagram latticenya






sadan kalideres said,
August 1, 2010 at 3:47 am
oh begitu!!!! boleh juga infoonya……